Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Februari 2011

Banyak Orang Alim Jasadnya Tetap Utuh


Ketika makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng Jombang ambles, Selasa (15/2/2011), kain kafannya terlihat tetap putih bersih. Jasadnya masih utuh. Mengapa hal itu bisa terjadi?

Ahli Geologi Yogyakarta Agus Hendratno pernah menyatakan, dari teori geologi, memang bisa saja jasad manusia yang dikubur akan tetap utuh. Penyebabnya mungkin saja di dalam tanah itu tidak terdapat hewan organik yang bisa mengubah jasad manusia, seperti kulit dan daging menjadi tanah.

"Sebenarnya peristiwa utuhnya jenazah masuk lebih kepada urusan spiritual. Tapi kalau mau dikait-kaitkan ke dalam teori geologi, bisa saja di liang lahat itu tidak terdapat hewan organik," urainya seperti dilansir beritajatim.com.

KH Said Budairy juga pernah membahas jasad yang diketahui masih utuh walau sudah meninggal beberapa tahun. Menurutnya, jasad itu dilindungi oleh Allah. "Kejadian seperti itu sudah sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Dan biasanya yang jasadnya seperti itu adalah orang-orang yang hafidz Alquran dan alim," jelasnya.

Ditambahkannya, untuk melihat kealiman si jenazah bisa dilihat dari perjalanan hidup almarhum. "Dan kalau seperti yang saya dengar kiai itu sebagai orang yang ahli ilmu, itu sudah tidak salah lagi. Berarti kiai itu dilindungi Allah di dalam kuburnya," imbuhnya.

Sekadar diketahui, peristiwa jasad utuh memang tidak hanya dialami oleh Gus Dur. Bulan Agustus tahun 2009, warga Tangerang dikagetkan ketika menyaksikan jasad Kiai Abdullah Mukmin masih utuh. Padahal usia jasad tersebut sudah 26 tahun. Kiai Abdullah adalah seorang guru agama. Pada tahun 1950-an, setelah belajar di Darul Ulum, dia ke Makkah selama 25 tahun.

Peristiwa yang sama terjadi di Banjarmasin September 2009. Saat itu makam Murah bin Jamil dibongkar untuk dipindahkan, pihak keluarga kaget, kondisi rangka, kulit, daging rambut dan gigi masih tetap terpasang. Padahal Murah bin Jamil telah meninggal 8 tahun sebelumnya.

"Beliau dikenal orang yang sederhana, baik hati dan perhatian dengan keluarga. Bahkan, beliau sayang dengan masyarakat sekitar," kata salah satu anggota keluarga, waktu itu.

Di Pekalongan, justru ada jasad yang dikubur lebih dari 30 tahun ternyata masih utuh. Bahkan kain kafan dan talinya tak rapuh. Peristiwa langka ini menggegerkan warga sekitar Pemakaman Umum Kompleks Masjid Al Husein, Kelurahan Jenggot Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, pada bulan Mei 2010. Sayangnya, warga tidak mengetahui nama dan ahli waris dari jenazah tersebut.

Masih banyak kejadian orang meninggal puluhan tahun tetapi jasadnya masih utuh. Sama seperti Gus Dur, mereka adalah orang-orang yang selama hidupnya berlaku baik dan beribadah kepada Allah SWT. (mad)
Continue Reading...

Kamis, 12 Agustus 2010

Alquran Terbesar di Dunia


Sebuah Alquran terbesar kemarin (11/8) dipamerkan dalam awal bulan suci Ramadan, di arena Pameran Alquran, di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta. Alquran buatan Wonosobo yang juga Alquran terbesar di dunia tersebut ditulis oleh dua orang santri pesantren Al-Asy’ariyah, Kalibeber, Wonosobo, Jawa Tengah.
Alquran tersebut ditulis kurang lebih selama 14 bulan dengan ukuran halaman 145×195 cm, dan ukuran teks 80×130 cm.
Untuk membalikan lembaran halaman Alquran tersebut membutuhkan sedikitnya dua orang. Alquran tersebut terbuat dari karton manila warna putih. Pembuatan Alquran tersebut selama 14 bulan dari 16 Oktober 1991 sampai 7 Desember 1992. (jpnn)
Continue Reading...

Rabu, 04 Agustus 2010

MUI Sumut Sosialisasikan Fatwa Infotainment


Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Utara menyosialisasikan fatwa haram infotainment dan kopi luwak yang tercantum surat Komisi Fatwa MUI Pusat Tahun 2010.

Dalam sosialisasi di Aula Tranparansi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Medan, Selasa, Ketua MUI Sumut Prof Dr Abdullah Syah mengatakan, penetapan fatwa haram itu dilakukan setelah melalui berbagai kajian, khususnya mengenai manfaat dan kerusakan bagi umat Islam.

Abdullah Syah menjelaskan, infotainment diharamkan karena lebih bertujuan membuka aib orang lain dan tidak memberikan pendidikan atau manfaat apa pun bagi masyarakat.

Dalam Islam, membuka aib orang lain itu sangat dilarang, bahkan diumpamakan seperti memakan daging mayat objek yang aibnya diumbar tersebut.

Ia mencontohkan pemberitaan tentang perceraian atau perselingkuhan selebritis yang tidak layak diumbar karena selain menjelekkan pihak yang bersangkutan, juga memberikan efek kurang baik kepada masyarakat.

Namun, fatwa haram itu tidak berlaku terhadap materi infotainment yang memberikan pengaruh positif kepada masyarakat seperti perkawinan atau kegiatan sosial yang dilakukan selebritis.

"Seperti itu tidak haram karena tidak membuka aib, bahkan mendidik masyarakat," kata Guru Besar IAIN Sumut tersebut.

Fatwa haram itu juga disampaikan karena pengelola infotainment tidak memiliki kewenangan dalam membuka aib orang lain.

Membuka aib orang lain hanya boleh dilakukan petugas hukum seperti polisi dalam rangka mencari kebenaran, kata Abdullah Syah.

Kopi luwak diharamkan, kata dia, karena berstatus sebagai mutanajjis atau menerima atau tersentuh najis dari hewan sehingga harus dibersihkan terlebih dulu sebelum dikonsumsi.

Produk minuman yang di Sumut dikenal dengan "Kopi Tahi Musang" itu menjadi halal jika dibersihkan, asalkan warnanya tidak berubah, biji kopinya tidak pecah dan masih bisa disemai lagi.

"Kalau semua syarat itu dilakukan, kopi luwak halal dikonsumsi, bahkan diperjualbelikan," kata Abdullah Syah.

Ia mengumpamakan keberadaan kopi luwak seperti pohon cabai yang tumbuh dari kotoran burung yang sebelumnya memakan tanaman yang berasa pedas tersebut.

Cabai yang tumbuh dari kotoran burung itu boleh dimakan," katanya. (ant/mad)
Continue Reading...

Kamis, 29 April 2010

PBNU Gelar Ta'aruf



JAKARTA--Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Sahal Mahfuzh, menegaskan susunan kepengurusan PBNU sudah sesuai AD/ART organisasi. Pernyataan ini menepis dugaan yang beredar tentang adanya intervensi di balik penyusunan kepengurusan .

"Keputusan organisasi tidak dilandasi dasar personal atau alasan suka tidak suka,” paparnya menyampaikan sambutan di acara taaruf (ramah tamah) dalam rangka pengukuhan pengurus PBNU di Aula Pegadaian, Jl Keramat Raya, Jakarta Pusat, kamis (28/4), malam. Menurut, Sahal, kesuksesan pengurus ke depan tergantung pada kemampuan menjalankan garis besar organisasi yang telah ditetapkan pada Muktamar NU ke-32. "Garis besar organisasi adalah cetak biru organisasi selama lima tahun ke depan,” katanya.

Agar pergerakan organisasi berjalan dengan baik dan maksimal berkhidmah untuk umat, Sahal menghimbau para Pengurus PBNU baik di jajaran suriah ataupun tanfidziyah untuk segera melakukan langkah-langkah yang strategis. Menurut Sahal, di antara langkah strategis yang perlu ditempuh ialah menjabarkan garis besar program kerja NU agar bisa segera diaktifkan dan diterapkan di segala lini.

Dalam sambutannya tersebut, Sahal mengajak segenap pengurus yang baru agar segera mengabdikan diri untuk umat dan meminta bimbingan dan ridha Allah, “Sebagai imbauan agar kita bisa menjalankan amanat,“ tutur dia.
Continue Reading...

Selasa, 20 April 2010

Susunan Pengurus PB Nahdlatul Ulama 2010-2015



JAKARTA--Rais 'Am Syuriyah dan Ketua Umum PBNU secara resmi mengumumkan susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010-2015. Pengumuman ini sekaligus menyelesaikan polemik susunan kepengurusan yang sempat beredar di masyarakat setelah Mukatamar NU di Makasar. Nama mantan wakil presiden M Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta fauzi Bowo masuk dalam susunan kepengurusan.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, mengatakan susunan kepengurusan PBNU yang diumumkan merupakan keputusan final Rais 'Aam Syuriyah dan Ketua Umum PBNU selaku mandataris Muktamar NU di Makasar, setelah mempertimbangkan banyak hal, terutama amanat yang tertuang dalam pasal-pasal Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU. "Masukan dari anggota formatur dan dari pengurus wilayah serta cabang juga kita pertimbangkan," kata Said Aqil, di Kantor Pusat PBNU, Jakarta Pusat, Senin (19/4).

Said Aqil menjelaskan, pengumuman resmi ini bukan perubahan, tapi merupakan penyesuaian susunan pengurus. Said Aqil menyesalkan, sempat beredarnya susunan pengurus tidak resmi di masyarakat. "Entah siapa yang bisa membocorkan, sehingga sempat menimbulkan polemik di masyakarat," ujar Said.

Berikut ini susunan lengkapnya:

MUSTASYAR

Prof. Dr. KH Tholchah Hasan
KH Muchit Muzadi
KH Maemun Zubair
KH Idris Marzuki
KH Chotib Umar
KH Dimyati Rois
Tuan Guru Turmudzi
Dr. H M. Jusuf Kalla
KH Abdurrahman Mustafa
Prof. Dr. KH Maghfur Usman
Prof Dr. Nasaruddin Umar, MA
KH Sya’roni Ahmadi
Prof. Dr. Ridhwan Lubis
KH Muiz Kabri
KH Mahfudl Ridwan
Dr. Ing. H. Gauzi Bowo


PENGURUS HARIAN SYURIYAH

Rais Am : Dr KH M A Sahal Mahfudh
Wakil : Dr KH A Musthofa Bisri
Dr KH Hasyim Muzadi
Rais :


Habib Luthfi bin Hasyim bin Yahya
AGH Sanusi Baco
KH Ma'ruf Amin
KH Mas Subadar
KH Masdar Farid Mas’udi MA
Prof. Dr. Machasin, MA.
KH Asep Burhnddin
KH Masduqi Mahfudh
KH Ibnu Ubaidillah Syatori,
KH Saifuddin Amsir MA.
KH Hamdan Khalid
KH Adib Rofiuddin Izza
KH Ahmad Ishomuddin M.Ag.

Katib Am : Dr KH Malik Madani
Katib :


KH Drs. Ichwan Syam
KH Musthofa Aqil
KH Kafabihi Mahrus Ali
KH Mujib Qolyubi M.Hum.
KH Yahya Staquf Cholil
KH Shalahuddin al-Ayyubi, M.Si
Prof Dr Ishom Yuski


A’wan :

KH Warson Munawir
KH Nurul Huda Jazuli
Kh Salahuddin Wahid
KH Abun Bunyamin
Prof. DR. Muhammad Nuh
H. Bagindo Leter
KH Hafidz Usman
Drs H Ahmad Bagja
KH Muaz Thahir
Habib Abdul Qadir
Drs H. Farid Wajdy
KH Afifuddin Muhajir
KH Aep Nuruddin M.Pd.I.
KH Mukhtar
KH Muhyiddin Arubusman
KH Dr Munif Suratmapura
Drs H Abdllah Syarwani
KH Drs Masyhuri Malik
KH Nuruddin Abdrahman
Agus Fathuddin
Endang Turmuzi
Felix Wangge
Saifullah Yusuf
Idris Hamid


PENGURUS HARIAN TANFIDZIYAH

Ketua Umum : Dr KH Said Aqil Siradj, MA.
Wakil Ketua Umum : Drs H As'ad Said Ali
Drs H Slamet Effendi Yusuf, MSi
Ketua :
KH Hasyim Wahid Hasyim
KH Abbas Muin, MA
Drs H Muh Salim al-Jufri
Prof Dr Maidir Harun
Prof Dr H Makshum Mahfudz
Dr H. Hanif Saha Ghofur
Drs M Imam Azis
Drs H Hilmi Muhammadiyah, MSi
Drs H Abdurrahman, M.Pd
Drs H Arvin Hakim Thoha
Dr Marsudi Syuhud
Prof Dr Kacung marijan
Drs Muhsin al-Idrus

Sekretaris Jenderal : Ir HM Iqbal sulam
Wakil

:
Drs H Enceng Shobirin
Hilmy Ali Yafie
Drs H Abdul Mun'im DZ
Dr H Aji Hermawan
Dr H Affandi Muchtar
Dr dr Syahrizal Syarif MPH
Hamid Bula S.Sos

Bendahara : Dr H Bina Suhendra
Wakil Bendahara :


Dr H Zainal Abidin
Drs H Mustolihin Majid
H Raja Sapta Ervian, SH M Hum
Hamid Wahid Zaini, M Ag

Continue Reading...

Minggu, 18 April 2010

Ribuan Guru Mengaji Akan Diberi Insentif



JAMBI--Sebanyak 1.800 guru pengajian antar Maghrib dan Isya di Kota Jambi akan mendapatkan insentif sebesar Rp50 ribu perbulan dan akan diberikan setiap menjelang hari raya Idul Fitri.

"Anggaran tersebut sebelumnya telah diajukan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Jambi dan telah disetujui DPRD. Meski nilainya tidak seberapa, intinya kami ingin berusaha membantu kesejahteraan para guru pengajian khususnya setiap lebaran Idul Fitri tiba," ujar Kepala Bagian Kesra Pemkot Jambi M. Najmi di Jambi, Sabtu (17/4).

Pencairan insentif untuk guru pengajian tersebut akan dilakukan melalui rekening bank daerah setempat, sehingga setiap guru ngaji diwajibkan memiliki rekening bank. Pencairannya ditransfer bagian keuangan Pemkot Jambi menjelang hari raya Idul Fitri setiap tahun.

Menurut Najmi, jumlah guru pengajian yang bakal menerima insentif tersebut jumlahnya bisa saja bertambah karena pihaknya saat ini masih menunggu data resmi dari Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kota Jambi.

Ia menilai, kondisi guru pengajian di Kota Jambi saat ini perlu diberikan apresiasi oleh Pemkot Jambi. Kemajuan zaman yang diiringi oleh peningkatan sistem teknologi perlu dibarengi upaya pertahanan yang kuat dari sisi mental dan agama. Tidak hanya melalui pendidikan formal intelektual namun juga pendidikan rohani khususnya agama.

"Keberadaan guru pengajian di setiap daerah sangat penting artinya bagi peningkatan dan sistem pertahanan moral masyarakat, khususnya generasi muda sebagai upaya penangkalan pengaruh negatif dari luar. Untuk itu perlu adanya peningkatan kesejahteraan dan apresiasi bagi guru pengajian," katanya.

Pemberian intensif melalui bank juga bertujuan melatih para guru pengajuan untuk menabung.

Selain memberikan gaji intensif bagi ribuan guru pengajian, Bagian Kesra Kota Jambi juga akan memberikan bantuan khusus bagi 185 sekolah madrasah diniyah yang tersebar di seluruh Kota Jambi, masing-masing sekolah akan menerima Rp5 juta.

Bantuan tersebut diharapkan akan digunakan pihak sekolah untuk meningkatkan proses belajar dan mengajar. Beberapa di antaranya bisa difungsikan sebagai uang tambahan perbaikan sekolah, pengadaan buku dan kegiatan sekolah lainnya.

"Pemberian bantuan tersebut proses pencairannya juga melalui rekening bank, selain untuk mempermudah penyetoran juga untuk menghindari pemotongan bantuan oleh oknum tidak bertanggungjawab," tambah Najmi.

Secara terpisah, Ketua Komisi D DPRD Kota Jambi Dede Firmansyah menyatakan sangat mendukung upaya pemberian intensif dan bantuan khusus bagi sekolah madrasah diniyah di Kota Jambi.

Ia berharap ke depan jumlah intensif maupun bantuan khusus bagi sekolah bisa dilakukan secara berkelanjutan, sebab saat ini sebagian besar guru pengajian tidak memiliki gaji khusus dan jelas.

Begitu juga sekolah madrasah diniyah sebagian besar mengandalkan uang bulanan dari siswanya. Untuk peningkatan mutu pendidikan perlu adanya upaya khusus dari pemerintah melalui intensif maupun bantuan khusus," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera ini. (sumber)

Continue Reading...

Minggu, 04 April 2010

Mobile Quran" Diluncurkan di Semarang



SEMARANG-- Program Pembibitan Penghafal Alquran (PPPA) Daarul Quran meluncurkan "Mobile Quran" di Semarang, Sabtu, sebagai upaya pembelajaran Alquran pada masyarakat terutama anak-anak.

"`Mobile Quran" adalah mobil yang dilengkapi berbagai fasilitas multimedia untuk menunjang pembelajaran Alquran," kata Direktur Eksekutif PPPA Daarul Quran, Tarmidzi usai peluncuran.

Menurut dia, "Mobile Quran" akan beroperasi dengan mengunjungi sekitar dua sampai tiga lokasi setiap harinya, di antaranya sekolah, taman pendidikan Alquran (TPA), dan majelis taklim. "Kami menyiapkan satu unit mobil yang siap beroperasi di Semarang, dilengkapi pula dengan trainer, pendongeng, dan santri yang hafal Alquran, masing-masing sebanyak satu orang," katanya.

Ia mengatakan bahwa "Mobile Quran" tersebut memiliki berbagai fasilitas, seperti internet, pemutar film, dan perpustakaan, sehingga anak-anak dapat belajar membaca Alquran secara lebih leluasa. "Kami sudah mengoperasikan satu unit mobil serupa di Jakarta sejak 2009 lalu dan mendapat apresiasi cukup besar dari masyarakat, karena itu kami berinisiatif mengoperasikan di kota lain, termasuk Semarang," katanya.

"Mobile Quran" tersebut, kata dia, akan dioperasikan juga di daerah yang terkena bencana alam, untuk membantu anak-anak yang membutuhkan motivasi dan pemulihan trauma akibat peristiwa yang dialaminya. Mobil yang akan dioperasikan di Semarang itu sebelumnya pernah dioperasikan membantu masyarakat yang terkena bencana Situ Gintung 2009 lalu.

Tarmidzi mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya merencanakan mengoperasikan mobil serupa di daerah-daerah lain, di antaranya Yogyakarta, Surabaya, dan Solo.

Selain "Mobile Quran", PPPA Daarul Quran yang berada di bawah naungan Yayasan Daarul Quran Nusantara dalam kesempatan itu juga meluncurkan "DaQu card", semacam kartu yang memudahkan akses anggotanya. "Setiap orang yang menyalurkan sedekah melalui kami akan memperoleh kartu tersebut (DaQu card) yang memiliki banyak manfaat saat digunakan bertransaksi di perusahaan yang menjadi mitra kami," katanya.

Kartu tersebut bukan kartu kredit, kata dia, hanya saja para anggota yang memiliki "DaQu card" akan memperoleh beberapa kemudahan saat melakukan transaksi di perusahaan yang menjadi mitra, biasanya tempat perbelanjaan dan wisata.

Continue Reading...

Sabtu, 03 April 2010

Film Harus Bermoral, kata "Bang Haji Rhoma"




Film dan musik harus memesankan kehidupan bermasyarakat yang bermoral dan berakhlak tinggi, kata Rhoma Irama kepada ANTARA News, di hari pertama syuting "Dawai Dua Asmara" di Mediterania Golf Cluster, Sentul, Bogor.

"Saya bertanggung jawab adengan peradegan dalam film ini tidak boleh menyesatkan penonton dan itu adalah syarat utamanya," katanya.

Rhoma mengkritik bangsanya yang disebutnya hanya bisa berhenti di tingkat slogan, tetapi praktik kehidupannya menyimpang dari kata dan ucapannya, termasuk dalam soal berkeyakinan.

"Banyak dari kita mengaku berketuhanan tetapi nilai-nilai itu telah luntur," katanya Kamis kemarin.

Dalam soal lain, Rhoma mengkritik pengesahan UU nikah siri oleh pemerintah yang disebutnya tidak imbang karena seharusnya didahului oleh pengajuan dan disahkannya UU perzinahan karena masih banyak pelacuran dan tempat prostitusi di Indonesia.

"Benahi dulu hukum pelacuran, Ketika Anda berzinah, apakah ada yang melarang? Tetapi ini kah, malah yang menikah yang dilarang," katanya keheranan.

Musisi dan aktor yang kerap dipanggail "Bang Haji" dan aktif di pengajian majlis taklim berikrar untuk tetap eksis di musik dangdut di mana dia telah mengukuhkan diri sebagai raja dangdut bersama bandnya Soneta.

Tahun ini Rhoma dan Soneta akan meluncurkan sebuah album. "Insya Allah, tahun ini akan ada album baru, tinggal menunggu waktu," tutupnya. (ant/mad)
Continue Reading...

Rabu, 31 Maret 2010

Pertahankan NU Jadi Kekuatan Politik Moral



Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali meyakini Ketua Umum Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terpilih KH Sahal Mahfuzh dan Ketua Umum Tanfidziyah PBNU terpilih KH Said Aqil Siradj bisa memperkuat posisi Ormas Islam terbesar Indonesia itu tetap sebagai kekuatan politik moral di tanah air. Hal itu sehingga NU diharapkan bisa mengawal moral bangsa.

"Pasangan KH Sahal dan KH Said Aqil adalah pasangan ideal untuk membawa NU pada masa depan lebih baikâ¦NU bisa terus menjadi kekuatan politik moral. Siapa yang dianggap menyimpang bisa dinasehati secara moral," katanya di Jakarta, Senin, (29/3).

Menurut Suryadharma, Sahal-Aqil selama ini terbukti berusaha menjaga jarak dengan partai politik. Hal itu dilakukan untuk menjaga independensi NU sebagai kekuatan politik moral. Karena itu, ia meyakini PBNU di bawah kepemimpinan keduanya tidak akan terseret dalam arus politik kekuasaan.

"Ini seperti masa Pak Harto dimana posisi NU jelas sebagai kekuatan moral. Kalau tidak ada kekuatan moral, yang mengawal moral bangsa tidak ada," katanya.

Selain NU, Surya juga mendorong Ormas Islam besar lainnya seperti Muhammadiyah memperkuat peran dan fungsi sebagai kekuatan moral bangsa. Hal itu perlu dilakukan untuk menegakkan jati diri bangsa dalam menghadapi serangan globalisasi.(sumber)

Continue Reading...

Senin, 29 Maret 2010

Said Aqil Siradj Ketua Umum PBNU yang Baru



Puncak seremoni Muktamar ke-32 NU kini usai sudah. Setelah menyelesaikan berbagai materi persidangan di tiap-tiap komisi. Dan perhelatan pemilihan Rois Am Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menentukan KH Sahal Mahfudz secara aklamasi.

Kini pemilihan Ketua Umum tanfidziyah PBNU juga telah selesai melalui voting yang berlangsung secara tertutup di Auditorium Utama Asrama Haji Sudiang Makassar, Sabtu (27/3). dengan KH Said Agil Siradj terpilih sebagai Ketua Umum mengungguli rekannya Slamet Efendi Yusuf. Dengan demikian, KH Said Agil Siradj berhak menahkodai NU hingga lima tahun ke depan (2010-2015).

Pada puncak pemilihan yang digelar hingga pukul 21.00 WITA ini terdapat 497 suara. KH Said Agil Siradj berhasil memperoleh 294 suara mengungguli Slamet Efendi Yusuf yang memperoleh suara 201 sedangkan sisanya, yakni satu suara dinyatakan tidak sah.

Sebelumnya, dalam penjaringan calon, muktamirin juga memunculkan nama lain seperti KH Hasyim Muzadi, H Ahmad Bagja dan KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Namun, nama-nama yang disebut belakangan tidak berhasil memperoleh dukungan minimal yakni 99 suara. (min)

Continue Reading...

Sabtu, 27 Maret 2010

Pemilihan Ketua Umum PBNU Pagi Ini



MAKASSAR--Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang sedianya dilaksanakan Jumat malam sekitar pukul 23.00 WITA, diundur hingga Sabtu pukul 08.00 Wita. Ketua Panitia Muktamar ke-32 NU, KH. Hafid Usman di Makassar, Jumat malam, mengatakan, rapat enam komisi yang harusnya selesai hingga pukul 22.00 Wita, kembali molor. Dengan alasan pertimbangan waktu panitia mengundur pemilihan hingga Sabtu pagi. "Kita juga tidak enak kyai-kyai mulai memilih pada pukul 24.00 Wita," katanya.

Rencananya, pemilihan rais aam akan dimulai Sabtu (27/3) pukul 08.00 Wita di gedung aula utama kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum PBNU. Pada pemilihan ketua PBNU, setiap calon harus mengumpulkan minimal 99 suara dari 514 suara yang ada agar bisa maju sebagai calon ketua umum di muktamar.

Ia mengatakan, setiap calon yang mengumpulkan suara dengan syarat minimal 99 suara dari pengurus cabang dan wilayah serta pengurus cabang internasional itu akan diajukan oleh rais aam untuk pemilihan Ketua Tanfidziyah NU. "Biasanya calon yang yang memenuhi syarat untuk diajukan dalam Ketua Tanfidziyah oleh Rais Aam tidak akan ditolak oleh muktamirin," katanya.

Kendati pemilihan diundur, sambung Hafid, tidak ada perubahan terhadap hasil-hasil sidang komisi dan semua hal yang diputuskan dalam tata tertib. Menurutnya, mundurnya jadwal muktamar ini sebagai penyesuaian dengan agenda muktamar yang ada dan tidak berkaitan dengan kepentingan pihak-pihak luar.(sumber)

Continue Reading...

Selasa, 23 Maret 2010

Presiden Buka Muktamar NU



Mataram Menjelang Presiden SBY ke Makassar membuka langsung Muktamar Nahdlatul Ulama (NU), Gubernur Sulsel Sahrul Yasin Limpo beberapa kali mengimbau warganya untuk menyambut, menjaga serta menyukseskan perhelatan akbar NU yang baru kali pertama dihelat di luar Jawa.

Salah satu permintaan Gubernur Sulsel ini disampaikan ke para mahasiswa dan pihak perguruan tinggi, yakni tidak ada unjuk rasa yang dinilai bisa merusak Muktamar NU dan meninggalkan stigma yang kental bahwa benar Makassar adalah kota yang tidak aman.

Imbauan ini kembali diulang Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo kepada wartawan, Ahad malam (21/3) di rumah jabatannya yang juga dihadiri Pangdam VII Wirabuana selaku Komandan Satgas pengamanan kedatangan Presiden SBY, Mayjen TNI Hari Krisnomo, Kapolda Sulsel Irjen Polisi Adang Rochjana.

Bahkan ditambahkan oleh Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Hari Krisnomo lebih tegas lagi agar tidak terjadi hal-hal yang mengganggu kedatangan Presiden SBY sejak kedatangan hingga meninggalkan kota Makassar, Selasa (23/3).

"Saya akan ambil tindakan tegas bagi perusuh yang berusaha menggagalkan atau mengganggu kegiatan Presiden SBY membuka Muktamar NU ini," tandasnya. (min)

Continue Reading...

Kamis, 18 Februari 2010

Ulama Pasuruan Tolak RUU Nikah Siri



Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Desa Ketapan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, KH Machrus Ali menolak Rancangan Undang-undang Nikah Siri dan mengkritik klausla ancaman pidana terhadap pelaku nikah siri di RUU itu, padahal syariat Islam menyatakannya sah.

Ketua Umum Forum Kiai Muda Indonesia ini menjelaskan, nikah siri sangat berbeda dari kawin kontrak (nikah mut`ah) dan meminta pemerintah tidak menyamakan keduanya, sebaliknya perlu melihat langsung kasusnya di lapangan.

KH Machrus khawatir, jika pelaku nikah siri dipidanakan maka efek yang bakal terjadi menyuburkan praktik prostitusi, karena sanksi pidana nikah siri hanya 6 bulan - 1 tahun, sementara pelaku prostitusi hanya dipidana kurungan 7 hari.

Ia menjelaskan, nikah siri yang terjadi di wilayah Rembang, Pasuruan adalah pernikahan yang dilaksanakan sesuai syariat Agama Islam, yakni syarat dan rukun nikahnya telah terpenuhi, sertua bertujuan membangun keluarga.

"Hanya saja pernikahannya tidak dicatatkan ke Kantor Urusan Agama," kata KH Machrus.

Ia mengibaratkan itu dengan orang membeli tanah, tapi tidak langsung mendapatkan tanah itu karena menunggu sertifikasinya yang bisa diproses lebih lanjut ketika dana tersedia.

Machrus setuju nikah kontrak dilarang atau dipidanakan, karena sejak awal sudah mempunyai berniat kurang baik, yakni pada periode tertentu nikah bisa putus.

KH Machrus Ali menyarankan pemerintah mensosilasikan terlebih dulu RUU itu supaya bisa mengetahui duduk persoalan setiap kasus nikah siri.

KH Machrus Ali mengakui, latar belakang kasus nikah siri di wilayah Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, memang kebanyakan faktor ekonomi, sementara jalannya ada dua, melewati kiai atau lewat calo.

Pernikahan siri yang dipandu kiai lebih mengutamakan membangun keluarga sejahtera. "Banyak pasangan suami istri yang nikah siri tingkat ekonominya semakin lebih baik," tegasnya.

Sebaliknya, jika nikah siri yang dilakukan melalui jasa calo, lebih banyak unsur bisnisnya dibanding membangun keluarga ejahtera, bahkan perempuan yang terjerat calo, sering menjadi korban pemerasan, demikian KH Machrus Ali. (ant/mad)nu online


Continue Reading...
 

Mutakhorijin Ploso

Rasa Ta'dzim Kami untuk Semua Masyayikh Pesantren Alfalah Ploso, Melaluli Blog ini Semoga Terjalin Ukuwah Antar Sesama Alumni.

Mutakhorijin Alfalah Ploso Kediri Copyright © 2010 limpas Oline rudin for Wong limpas